Hari itu anakku minta diputarkan film anak-anak Pororo. Namanya anak-anak ( 2 tahun ) sudah dikasih tahu beberapa kali DVDnya rusak sudah beberapa hari yang lalu, tetapi dia tidak mengerti juga malah menangis keras.
Yah walaupun agak jengkel aku tidak tega juga ngeliatnya. Jadi kucoba betulin sendiri (tapi kali dibetulin ke tukang service, biaya servicenya berapa?.sekarang harga DVD baru sudah murah
). Inti kerusakannya karena pemutar CDnya tidak mau masuk. Aku coba dorong secara manual tidak mau masuk juga. Hmm…
apa ada CD yang nyangkut yah?. Mau tidak mau aku bongkar penutup DVDnya. Satu persatu aku buka mur-nya. Setelah terbuka aku periksa tidak ada CD yang nyangkut. Kucoba tes pendorong didalamnya tidak ada masalah, Begitupun roda penggeraknya. Akhirnya pada kesimpulan(
hehe…seperti sudah ahli service saja ya) ini sepertinya salah satu anakku menarik tempat CDnya terlalu kencang jadi mandek tidak bisa masuk kedalam. Akhirnya aku coba tekan tempat CD itu kedalam dengan sangat keras (Aku tahu resikonya kemungkinan malah rusak/tidak bisa diperbaiki). Trakk!!
kaget aku tahu-tahu tempat CDnya dah bisa masuk. Deg—deg an juga saat kucoba menyalakan DVDnya. Yup …akhirnya tempat CDnya bisa keluar masuk otomatis dan saat kuputar CDnya, film Pororo-nya sudah bisa dilihat. Setelah yakin sudah betul, aku pasang kembali penutup DVD luarnya begitupun murnya dipasang kembali satu-persatu. setelah itu dipasang kembali kabel penghubung TV dan DVD. Bisa ditebak bagian akhir ceritanya
anakku yang bungsu bisa menikmati film Pororo kesenangannya dan aku senang melihat anakku tersenyum kembali.
Berawal melihat sinetron di TV tentang pendaki gunung, aku jadi ingat waktu petualangan ke Taman Nasional Gunung Halimun.Pengalaman terakhir ikut kegiatan pendakian/pecinta Alam bersama teman-teman Pecinta Alam PHRI Jakarta (antara th 1999-2000). Sayang Dokumentasinya bersama teman-teman hilang sewaktu pindahan rumah
.
Taman Nasional Gunung Halimun adalah Salah satu Taman Nasional yang terletak di Jawa Barat dengan ketinggian 1929 m. Wilayah ini luasnya 113.327 hektar yang wilayahnya terdiri atas gunung-gunung dan juga merupakan Hutan Hujan Tropis pegunungan terluas di pulau Jawa. Namanya hutan disana terdapat aneka tumbuhan dan hewan satwa yang dilindungi seperti berbagai species burung salah satunya elang ular, elang jawa, lutung/monyet, biawak, ular, katak, macan dan lain-lain.
Rute perjalanan kami kesana waktu itu adalah
Jakarta – Bogor – Parungkuda – Kebandungan
Dari kebandungan kami melanjutkan ke cikaniki. aku lupa kesana itu menggunakan charter mobil atau numpang truk yah?
hehe. Jalan yang kami lewati masih alami berupa berbatuan, terkadang kami melewati jalan menyempit selain itu di kiri kanan kami dikeliliingi pepohonan yang tinggi. Setelah perjalanan cukup panjang kurang lebih 2 jam akhirnya kami sampai juga di Stasiun Penelitian Cikaniki. Stasiun ini adalah hasil kerjasama antara pemerintah RI dengan Jepang. Adapun stasiun ini selain digunakan untuk penelitian keanekaragaman hayati dan juga digunakan untuk kunjungan wisata. Disini juga terdapat penginapan Wisma yang letaknya bersebelahan dengan Stasiun Penelitian Cikaniki. Setelah beristirahat sambil berbincang dengan petugas, kami melanjutkan ketujuan utama kami yaitu melihat Canopy Trail (Dibangun tahun 1998 atas bantuan jepang) yaitu jembatan gantung, yang mana terdapat empat jembatan yang diikatkan di pohon-pohon sepanjang 120m.
Beberapa teman kami ada yang mencoba naik jembatan gantung. Kalau aku sendiri
takut…hihi. Soalnya jempatan gantung itu berada di ketinggian 25m dari tanah. Sempat sudah nyoba naik tangganya….tidak jadi turun lagi
. Masalahnya aku takut ketinggian
, Untungnya ada temanku yang menemani. Akhirnya aku cukup menikmati pemandangan dari bawah sambil menyusuri jalan teman-teman yang diatas. Takjub aku melihat pemandangan disekeliling. Pohon-pohon yang besar dan terdengar suara burung berkicau.
Sayangnya aku bersama 2 temanku tidak bisa menginap karena memang tujuannya untuk survey saja jadi pukul 12.30 aku harus cepat pulang dari situ, Sedangkan teman-teman yang lain sebagian besar menginap.
Dalam perjalanan pulang, kami berharap bisa bertemu kendaraan yang lewat jadi kami bisa numpang atau mencharter, sayangnya tidak ada satu kendaraanpun yang lewat. Akhirnya kami pulang dari cikaniki ke kebandungan jalan kaki. Sambil mengobrol, kami berusaha menikmati pemandangan disekitarnya dan memaknai kebesaran ALLAH, Pepohonan yang besar, kebun teh, Sayup-sayup kami mendengar seperti suara lutung dari kejauhan, kicauan burung. Kalau kelelahan kami berhenti dulu, mengobrol sambil photo-photo, Sempat juga aku dag dig dug
, karena saat itu sudah hampir jam 5 sore belum keliatan juga rumah penduduk (Bagaimana kalau kehujanan atau kemalaman dijalan sementara tidak ada tempat berteduh dan peralatan yang kami bawa terbatas). Alhamdulillah sekitar jam 5.40 sore aku sudah sampai juga dibawah. Jadi total dari hutan cikaniki sampai perumahan penduduk(kebandungan) kurang lebih 5 jam dengan berjalan kaki
.
Itulah kenanganku petualang ke Gunung Halimun. Kalau aku kesana wah kayaknya mikir dulu yah.
masih berani tidak yah?, hmm....jiwa petualangnya dah menurun nih. Mungkin karena pengaruh sudah berkeluarga kali yah hihi. Tapi aku bersyukur karena sudah diberi kesempatan untuk bisa mengalami hal-hal yang menakjubkan, berpetualangan sana-sini, merasakan dan memaknai kebesaran sang pencipta dan senantiasa dilindungi ALLAH.
Update :
Aku kurang tahu nih, kabar terbaru canapy trailnya masih ada tidak yah?
apakah sekarang jalannya sudah mulus?. karena aku baca di paman google sudah ditutup (diklik sumber) tapi disisi lain selintas dari cerita terbaru teman-teman yang lain di google masih ada. Mungkin sudah direnovasi kali yah?
. Sayang soalnya kalau tidak ada. Karena itu salah satu yang menarik disana.
Sobat pernah melihat air terjun? sangat indah dan sejuk bukan?bagaimana jika air terjun berubah membeku? unik dan mengagumkan!. Contoh baru-baru ini di perbatasan amerika, air terjun niagara berubah membeku akibat cuaca ekstrim.
Jika ingin lebih jauh? klik Sumber
Berikut beberapa air terjun yang membeku lainnya dari berbagai sumber
Air terjun yang membeku ini bernama air terjun Minehaha setinggi 15 meter terletak di minneapolis, minnesota.
Jika ingin lebih jauh? klik sumber
Glasier
Birksdal merupakan sebuah sungai yang airnya membeku, yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Jostedalsbreen, Norwegia.
Jika ingin lebih jauh? klik sumber
Air terjun yang membeku ini terletak di rute Al Kaida, di desa Wolfenschiessen, Swiss. Tampak seorang pendaki profesional menggunakan kesempatan itu untuk mendaki air terjun ini. Wah berani yah, bagaimana jika es yang tercungkil cakram itu pecah atau esnya mencair?.
Jika ingin lebih jauh? klik sumber
Air terjun yang membeku ini terletak di Anjiazhuang Valley, Pinggir Bandar Beijing. Tampak juga beberapa pendaki menggunakan kesempatan untuk mendaki air terjun yang membeku ini.
Jika ingin lebih jauh? klik sumber
Bagaimana air terjun tersebut secara perlahan berubah membeku?
Sumber dari http://www.howitworksdaily.com/environment/how-do-waterfalls-freeze/ . Dalam terjemahannya seperti ini :
Bentuk es pada air terjun ketika masih air tawar seperti danau yang suhunya 0 derajat Celcius (32 derajat Fahrenheit) atau di bawahnya, tapi dalam ilmu fisika proses pembekuan itu menjadi jauh lebih rumit dalam pergerakan air. Air terjun tidak langsung berhenti mengalir dan membeku saat suhu merosot ke titik beku.
Pada kenyataannya, justru sebaliknya. Untuk memulai, karena air bergerak terus menerus ada pencampuran. Seluruh air terjun akan mendinginkan bersamaan, sehingga hal itu akan jauh lebih lama untuk setiap perubahan nyata negara dibandingkan dengan ketika air masih dalam kondisi yang sama.
Suhu air pada sungai dan air terjun ini mengirimkan sedikit tetesan di bawah titik beku dan sangat dingin, yang menyebabkan molekul air untuk memperlambat dan untuk memulai tetap bersama membentuk partikel padat es beku. Ini adalah cakram kecil dengan diameter sekitar satu milimeter (0,04 inci), namun ini sudah cukup untuk memulai proses pembekuan.
Cakram es beku akan mengumpul ketika mereka datang ke dalam kontak dengan satu sama lain, serta menempel pada permukaan di dekatnya. Dalam kasus air terjun yang mengalir menuruni tebing, cakram akan menumpuk terhadap batu yang dingin, sedangkan untuk air terjun yang jatuh, es akan melekat menggantung.
Akhirnya es beku akan membentuk jangkar dari yang akan tumbuh dan, asalkan suhu air cukup dingin, itu akan membuat kolom yang membentang dari air terjun. Seiring waktu, sungai atau aliran air akan benar-benar membeku membentuk gambar/potret es air terjun, membeku dalam waktu yang menakutkan.
Dari kemarin-kemarin cari charger hp cdmaku tidak ketemu sampai pening nih kepala. Padahal dari pada repot mending aku beli aja lagi charger toh nilainya tidak seberapa. Tapi entah kenapa rasa penasaran dan tidak mudah menyerah tidak hilang juga. Karena aku percaya insting!. kayanya ada ko. Hari ini penyusuranku dimulai lagi terlebih karena aku butuh no di hp itu yang tidak terentry di hp gsmku. 'Harus ketemu!'batinku dan instingku percaya pasti ketemu (mungkin didukung juga senyuman mentari pagi yang cerah...hehe). Seperti biasa dimulai dari kamarku, kamar anakku, lemari, meja, tv, sampai kolong2 aku geledah lagi. 'lagi..??'. Yupiii...akhirnya ketemu jg. Ya ampunn...ada diatas meja komputer diantara charger2 hp2 lainnya. Padahalll.?..dah berapa kali aku cari disitu. Ya gt deh kadang ada aja silauu...atau kesirep. Walahhh...sekalinya chargernya ketemu ..putus kabelnya!. Siapa pelakunya ya?tikus si pengerat? atau ada yang gunting ya?. Ya udahlah yang penting dah ketemu chargenya walau rusak. Hmm...tapi timbul iseng penasaran aku ingin mencoba memperbaiki chargernya.dengan menyambung kabel listrik dengan kabel colok hp. Kalau dulu sempat gagal memperbaiki kabel. Tapi kali ini instingku pasti bisa. Aku yakin 'kegagalan merupakan awal suatu keberhasilan' kuncinya jangan pernah menyerah!. Masing-masing kabel aku kerat ujungnya kira2 3cm. Didalam masing-masing kabel ada 2 kabel kecil warna hitam dan merah. Cara pertama yang coba aku lakukan masing2 kabel yang merah aku kerat sedikit sampai ketemu kawat emas halus didalamnya. Sudah ketemu!. Selanjutnya masing2 kawat emas halus itu sambung dengan dipelintir kemudian aku selotip. Dengan cara yang sama masing-masing kabel hitam kecil aku lakukan seperti penyambungan kabel merah. Setelah kabel merah dan hitam sudah tersambung rapi dengan selotip. Selanjutnya kedua kabel itu aku tutup dengan selotip lagi. Selesai! Walaupun sempat gagal terputus kegunting semua. Karena menemukan kawat emas didalam harus perlahan dan hati2 kalau tidak ya putus dan harus mengulang lagi. Sekarang...yang aku lakukan test chargernya. YUP..Alhamdulillah aku berhasil!. Hehe jadi inget lagu dora 'berhasil berhasil...'. Senengnya walaupun kabelnya g semulus dulu karena ada lilitan selotip tapi ada kepuasan hatiku bisa memperbaiki charge lagi. Terlebih hpnya bisa aku gunakan lagi terutama no yang kucari dah ketemu.
Ini menjadi bahan masukan dan menambah wawasanku perihal dbd, types antivirus.
http://growupclinic.com/2012/03/10/jangan-obati-hasil-laboratorium-positif-palsu-tifus-pada-infeksi-virus-dan-dbd/
Sebagaimana postingan aku sebelumnya, dari hasil lab rez didiagnosis oleh dokter terkena types dan pengobatan obat batuk filek dan antibiotik kemudian ternyata diketahui campak. Perbandingan dilihat dari artikel ini deteksi penyakit tidak dilihat dari hasil lab saja tetapi juga riwayat penyakitnya. Typusn sebagaimana diatas tidak diawali dengan panas yang tinggi sebagaimana rez alami. Justru gejala awal demam tinggi 2 hari itu adalah gejala DBD (gejala lainnya liat sumber). Jadi kesimpulan awal aku (liat perkembangan rez nanti) sakit rez bukan typus tetapi campak setelah beberapa hari kemudian timbul bintik. Untuk lebih jelas lagi aku compare lagi dengan artikel dibawah ini
http://m.parenting.co.id/article/mobArticleDetail.aspx?mc=001&smc=003&ar=262
berdasarkan gejala rez, memang mirip campak.
Setelah aku liat artikel pertama dan kedua. antara dbd, typus, campak itu mirip/saru bahkan dokter saja bisa keliru hanya melihat dari hasil lab saja tetapi dilihat gejala awal penyakit serta perkembangannya. Sebagaimana kasus penyakit yang rez alami dan juga kasus anak temanku yang kukenal yang sedang mengalami sakit juga akhirnya berobat kembali setelah diketahui muncul tanda lainnya seperti timbulnya bintik-bintik.
Resume dari atas :
- Catat gejala awal penyakit awalnya kapan dan berapa hari dan gejala lainnya yang menyusul sehingga dokter lebih mudah mendiagnosis penyakit dan membandingkan dengan hasil lab.
- Ketiga penyakit DBD, typus, campak diawali atau umumnya berkaitan dengan demam/panas beberapa hari terkecuali untuk campak dari kasus anak teman-teman yang terkena campak ini juga ada yang justru tidak diawali demam tetapi langsung timbulnya bintik-bintik merah. Oleh karena itu apabila demam tinggi tidak turun dalam dua hari sebaiknya dikonsultasikan ke dokter,
- Dalam beberapa hal penyakit bila meragukan karena gejala muncul karena tidak sembuh atau gejala lain muncul, second opinion 'pendapat kedua dokter lainnya memang diperlukan.