Mengenang Petualangan ke Gunung Halimun?

gunung halimun



Berawal melihat sinetron di TV tentang pendaki gunung, aku jadi ingat waktu  petualangan ke Taman Nasional Gunung Halimun.Pengalaman terakhir ikut kegiatan pendakian/pecinta Alam bersama teman-teman Pecinta Alam PHRI Jakarta (antara th 1999-2000). Sayang Dokumentasinya bersama teman-teman hilang sewaktu pindahan rumahWek-Wek.

Taman Nasional Gunung Halimun adalah Salah satu Taman Nasional yang terletak di Jawa Barat  dengan ketinggian 1929 m. Wilayah ini luasnya 113.327 hektar yang wilayahnya terdiri atas gunung-gunung dan juga merupakan Hutan Hujan Tropis pegunungan terluas di pulau Jawa. Namanya hutan disana terdapat aneka tumbuhan dan hewan satwa yang dilindungi seperti berbagai species burung salah satunya elang ular, elang jawa,  lutung/monyet, biawak, ular, katak, macan dan lain-lain.  

Rute perjalanan kami kesana waktu itu adalah
     Jakarta – Bogor – Parungkuda – Kebandungan

Dari kebandungan kami melanjutkan ke cikaniki. aku lupa  kesana itu menggunakan charter mobil atau numpang truk yah?Senyum bingunghehe. Jalan yang kami lewati masih alami berupa berbatuan,  terkadang kami melewati jalan menyempit selain itu di kiri kanan  kami dikeliliingi pepohonan yang tinggi. Setelah perjalanan cukup panjang kurang lebih 2 jam akhirnya kami sampai juga di Stasiun Penelitian Cikaniki. Stasiun ini adalah hasil kerjasama antara pemerintah RI dengan Jepang. Adapun stasiun ini selain digunakan untuk penelitian keanekaragaman hayati dan juga digunakan untuk kunjungan wisata. Disini juga terdapat penginapan Wisma yang letaknya bersebelahan dengan Stasiun Penelitian Cikaniki. Setelah beristirahat sambil berbincang dengan petugas, kami melanjutkan ketujuan utama kami yaitu melihat Canopy Trail (Dibangun tahun 1998 atas bantuan jepang) yaitu jembatan gantung, yang mana terdapat empat jembatan yang diikatkan di pohon-pohon sepanjang 120m.

Beberapa  teman kami ada yang mencoba naik jembatan gantung. Kalau aku sendiri Tertawa keras takut…hihi. Soalnya jempatan gantung itu berada di ketinggian 25m dari tanah. Sempat sudah nyoba naik tangganya….tidak jadi turun lagiSenyum. Masalahnya aku takut ketinggianSenyum sambil berkedip, Untungnya ada temanku yang menemani. Akhirnya aku cukup menikmati pemandangan dari bawah sambil menyusuri jalan teman-teman yang diatas. Takjub aku melihat  pemandangan disekeliling. Pohon-pohon yang besar dan  terdengar suara burung berkicau.
Sayangnya aku  bersama 2 temanku  tidak bisa menginap karena memang tujuannya untuk survey saja jadi pukul 12.30 aku harus cepat pulang dari situ, Sedangkan teman-teman yang lain sebagian besar menginap. 

Dalam perjalanan pulang, kami berharap bisa bertemu kendaraan yang lewat jadi kami bisa numpang atau mencharter,  sayangnya tidak ada satu kendaraanpun yang lewat. Akhirnya kami pulang dari cikaniki ke kebandungan jalan kaki. Sambil mengobrol, kami berusaha menikmati pemandangan disekitarnya dan memaknai kebesaran ALLAH, Pepohonan yang besar, kebun teh,  Sayup-sayup kami mendengar seperti suara lutung dari kejauhan, kicauan burung. Kalau kelelahan kami berhenti dulu, mengobrol sambil photo-photo,  Sempat juga aku dag dig dugWajah menangis, karena saat itu sudah hampir jam 5 sore belum keliatan juga rumah  penduduk (Bagaimana kalau kehujanan atau kemalaman dijalan sementara tidak ada tempat berteduh dan peralatan yang kami bawa terbatas). Alhamdulillah sekitar jam 5.40 sore aku sudah sampai juga dibawah. Jadi total dari hutan cikaniki sampai perumahan penduduk(kebandungan) kurang lebih 5 jam dengan berjalan kakiSenyum dengan lidah terjulur.  

Itulah kenanganku petualang ke Gunung Halimun. Kalau aku kesana wah kayaknya mikir dulu yah.Senyum dengan mulut terbuka masih berani tidak yah?, hmm....jiwa petualangnya dah menurun nih. Mungkin karena pengaruh sudah berkeluarga kali yah hihi.  Tapi aku bersyukur karena sudah diberi kesempatan untuk bisa mengalami hal-hal yang menakjubkan, berpetualangan sana-sini, merasakan dan memaknai kebesaran sang pencipta dan senantiasa dilindungi ALLAH.

Update :
 Aku kurang tahu nih, kabar terbaru canapy trailnya masih ada tidak yah?Senyum saya tidak tahuapakah sekarang jalannya sudah mulus?. karena aku baca di paman google sudah ditutup (diklik sumber) tapi disisi lain selintas dari cerita terbaru teman-teman yang lain di google masih ada. Mungkin sudah direnovasi kali yah?Senyum berpikir. Sayang soalnya kalau tidak ada. Karena itu salah satu yang menarik disana.

0 Comments

Mohon memberikan komentar yang berkaitan dengan topik diatas. Dilarang menggunakan kata-kata yang mengandung sara, pornografi, dam kekerasan. Terima kasih atas kunjungan anda.